bimbingan dan konseling

bimbingan dan konseling

Rabu, 20 Mei 2015

Cara menggunakan skype


Assalamualikum wr.wb

      Kali ini aq akan berbagi sedikit ilmu dengan kawan-kawan semua tentang menggunakan aplikasi SKYPE..
langkah-langkahnya adalah :

1. langkah pertama kalian harus mendownload terlebih dahulu aplikasi skype
2. registrasi terlebih dahulu atau daftar dulu
3. login skype account
4. Cek web kamera pastikan hidup dan bekerja
5. Cek Headset dan Mic, tes tes 123.
6. Login ke skype, masukkan nama dan Password
 7. Setting Skype agar penelpon dan penerima panggilan skype bisa mendengar suara. Caranya: masuk menu skype pilih alat – option – pengaturan audio. Untuk netbook atur setting mic – internal mic agar saat nelpon tidak perlu menggunakan handset.
8 .Setting suara centang semua, kemudian atur volume, nada dering sesuai keinginan.
9. Pengaturan video skype, pilih internal webcam netbook, panggilan video jangan pake fullscreen agar gambar tidak pecah.

untuk lebih jelasnya lihat video di bawah ini.....

Rabu, 13 Mei 2015

Artikel kejujuran dalam pendidikan

     Menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dalam pendidikan merupakan tantangan utama pendidikan. Inflasi nilai, mencontek selama ujian nasional (UN), bocornya soal plus jawabannya, dan berbagai bentuk kecurangan lain, menjadi tanda kegagalan lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran. Indeks integritas sekolah (IIS) bisa menjadi solusi? Jawabannya adalah tidak! Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memperkenalkan istilah baru kepada publik terkait kebijakan UN, yaitu IIS. Indeks ini menjadi petunjuk sejauh mana sebuah sekolah memiliki tingkat kejujuran dalam melaksanakan UN. Indeks integritas ini bisa menjadi pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam menyeleksi calon mahasiswa baru.

   Di kalangan para ahli psikometrik, konsep indeks integritas ini bukanlah hal baru. Kita bisa menyebut berbagai macam teori tentang indeks integritas ini, mulai dari teori klasik yang diawali Bird (1927, 1929), Crawford (1930), Dickenson (1945), dan Anikeef (1954). Teori tentang indeks integritas kemudian dikembangkan banyak ahli psikometrik, Saupe (1960), Dunn, (1961), Angoff (1974), Holland (1996), Wollack (1997, 2006), dan Sotaridona dan Meijer (2002, 2003).
Teori tentang indeks integritas ini masih diperdebatkan. Masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan tergantung dari cara menghitung indeks dan variabel yang diperbandingkan. Teori awal yang dikembangkan Bird (1930), misalnya, kiranya sudah tidak cocok lagi dipakai karena hanya mendasarkan diri pada perbandingan distribusi jawaban salah antara peserta yang mencontek (copier) dan yang dicontek (source) untuk menentukan indeks integritas.
Teori yang dikembangan Crawford, Dickenson, dan Anikeef masih berada di jalur yang sama, yaitu menggunakan variabel jawaban salah. Teori ini kemudian dikembangkan dengan memasukkan variabel lain, seperti distribusi jawaban benar, baik melalui analisis persamaan jawaban benar atau salah secara secara berurutan (string) (Hanson et al dan Angoff, 1974) dan acak (random).

Integritas tes
Berbagai macam teori indeks integritas, terutama yang klasik, tidak dapat diterapkan dalam konteks UN di Indonesia, karena UN di Indonesia bukan hanya ada satu varian soal, melainkan ada 20 varian soal. Teori sumber-pelaku sudah lama ditinggalkan karena tidak memiliki kekuatan memprediksi tingkat kejujuran.

Indeks integritas yang menggunakan multivariabel sering diacu untuk mengatasi kelemahan indeks integrasi sebelumnya (Angoff, 1974; Frary dan Tideman, 1997). Angoff (1974), misalnya, menggunakan indeks multivariabel untuk menentukan level integritas. Namun, penggunaan multivariabel ini pun masih banyak diperdebatkan para ahli psikometrik terkait sisi praktikalitas dan efektivitasnya. Bagi publik, terutama kalangan akademisi, tentu saja dasar pilihan teori yang dipakai Kemdikbud untuk menentukan indeks integritas sekolah perlu dipublikasi, atau paling tidak disosialisasikan, sehingga kalangan akademisi bisa meneliti dan menilai apakah analisis dan alat ukur yang dipakai oleh Kemdikbud dapat dipertanggungjawabkan.

Minggu, 03 Mei 2015

UNGKAPAN HATI UNTUK KONSELOR

KONSELOR 

DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI SEMANGATNYA MEMBUAT BAHAGIA
DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI KEPEDULIANNYA SANGAT LAH BESAR


DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI RASA PEDULINYA LUAR BIASA
DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI SOLUSINYA SELALU MEMBUAT CERIA


DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI DIA SUMBER MOTIVASI
DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI DIA TAHU SEGALANYA


DIA HANYA MANUSIA BIASA
YANG KAU ANGGAP SEMPURNA
DIA HANYA MANUSIA BIASA
TAPI DIA JUGA PERNAH MEMBUAT KESALAHAN


DIA HANYA MANUSIA BIASA
YANG MENURUT QUE ISTIMEWA
YANG MENURUT QUE IS THE BEST
TAPI DIA TAK SEMPURNA SEPERTI SANG MAHA KUASA

OLEH : SAHNAWATI